Mengulas Tipe dan Gejala Kanker Darah Serta Siapa Saja yang Memiliki Resiko Terkena Penyakit Ini!


Di dalam tubuh manusia, darah memiliki peranan penting dalam menunjang kesehatan dan kehidupan. Darah memiliki fungsi untuk mengedarkan oksigen serta memerangi bakteri dan zat asing yang membawa pengaruh buruk bagi kesehatan. Sayangnya semakin lama semakin banyak jenis-jenis penyakit yang bisa menyerang sel-sel darah manusia dan penyakit tersebut bisa sampai mematikan penderitanya. Salah satu penyakit darah yang mematikan adalah kanker darah atau blood cancer yang terbagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan sel darah mana yang dikenai.

Sebelum mengenal jenis blood cancer, Anda harus mengetahui dahulu macam-macam sel darah yang ada dalam darah manusia, yaitu:

  • Sel darah merah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
  • Sel darah putih berfungsi untuk membentuk zat antibodi guna melawan penyakit.
  • Keping darah berfungsi untuk proses pembekuan darah.
  • Plasma darah berfungsi untuk mengangkut sel darah, protein dan membuang sisa metabolisme.

Ada tiga tipe dari blood cancer ini dimana ketiganya bisa terjadi dalam diri manusia dari stadium 1 hingga akhir, yaitu:

1. Leukemia.
Merupakan blood cancer yang berkembang di dalam sel darah putih. Sel darah putih yang bermutasi tidak melakukan fungsinya dalam melawan bakteri namun justru menekan produksi sel darah yang lain. Sel darah putih abnormal ini juga tidak mati dan beregenerasi seperti sel darah normal lainnya namun berkembang dan mempengaruhi sel darah normal.

2. Limfoma.
Menyerang bagian dari sel darah putih yaitu limfosit yang bekerja untuk membunuh kuman penyakit. Limfosit diproduksi di sumsum tulang belakang, kelenjar limfa, kelenjar getah bening dan kelenjar thymus. Jika limfosit terserang kanker, sistem kekebalan tubuh akan mengalami penurunan drastis sehingga tubuh manusia mudah terserang infeksi.

3. Multiple myeloma.
Merupakan tipe kanker darah yang menyerang plasma darah. Plasma darah berperan dalam menguatkan sistem imun tubuh dan membuang zat-zat sisa. Dengan adanya multiple myeloma ini, kekebalan tubuh penderita akan menurun dan mudah terserang berbagai jenis penyakit.

Dari ketiga jenis blood cancer di atas, memiliki gejala yang kurang lebih sama. Sayangnya gejala blood cancer ini tidak terlalu nampak di stadium awal dan baru jelas terlihat di stadium lanjut sehingga penanganannya sering kali terlambat. Berikut ini adalah gejala-gejala dari blood cancer:

  • Anemia.
  • Sering mual dan muntah.
  • Sembelit.
  • Sakit tenggorokan.
  • Berat badan menurun drastis.
  • Sering terkena penyakit infeksi.
  • Terjadi pembengkakan di kelenjar getah bening.
  • Terjadi pendarahan atau mimisan.
  • Buang air besar disertai darah.
  • Nyeri pada tulang dan sendi.

Meski kanker ini bisa menyerang siapa saja, namun ada beberapa golongan orang yang memiliki resiko lebih besar terserang blood cancer yaitu:

  • Berjenis kelamin pria.
  • Memiliki usia lebih dari 55 tahun.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat blood cancer.
  • Merupakan pasien HIV atau gangguan sistem imun lainnya.
  • Terpapar senyawa kimia seperti pestisida.
  • Merokok.
  • Terkena virus pylori.

Meski penyebab kanker darah belum diketahui secara pasti, namun dari banyak penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa gaya hidup merupakan salah atau faktor yang besar sebagai penyebabnya. Gaya hidup manusia yang semakin tidak sehat membuat sel-sel dalam tubuh bermutasi menjadi sel kanker. Untuk itu lakukan pencegahan sedini mungkin dengan menerapkan hidup sehat bagi diri sendiri dan keluarga agar terhindar dari kanker.

Post a Comment

0 Comments